Tumpeng nasi kuning dibentuk kerucut dengan berbagai lauk yang disusun secara melingkar dan rapi. Tumpeng digunakan pada acara penting, syukuran dan selamatan baik ulang tahun, pernikahan, dan sebagainya. Ternyata bukan hanya sebagai pelengkap acara saja, filosofi tumpeng nasi kuning sangatlah menarik.
Memang ada banyak versi yang menyebutkan tentang filosofi dari tumpeng nasi kuning ini. Secara umum, terdapat kebaikan serta doa harapan yang disematkan pada sajikan tumpeng nasi kuning dan lauk pauknya. Maka, untuk melihat filosofi tumpeng lebih jauh, Anda bisa perhatikan penjelasan di bawah ini!
Baca Juga : Pesan Tumpeng Terdekat Paling Murah & Enak
Filosofi Tumpeng Nasi Kuning
Anda memakan tumpeng, bukan hanya sekedar membuat kenyang. Namun, juga sebagai bentuk harapan yang didoakan bersama supaya kemudian hari bisa terjadi. Inilah filosofi tersebut:
1. Mengharap banyak kemuliaan
Tumpeng berbentuk kerucut dan bentuk ini melambangkan sebuah gunung. Pulau Jawa memang beragam gunung berapi. Masyarakat zaman dulu, bahkan ada juga di zaman sekarang, mereka tetap menjaga tradisi memuliakan gunung.
Tumpeng yang dibuat masyarakat sebagai bentuk harapan agar memperoleh kemuliaan di masa yang akan datang. Acara selamatan menghadirkan tumpeng nasi kuning dan tumpeng dimakan secara bersamaan.
Hal ini adalah bentuk saling mengeratkan silaturahmi. Siapa saja boleh makan tumpeng bareng-bareng, sehingga saling membentuk kerukunan, meskipun punya status sosial yang berbeda.
Pada pernikahan, nasi tumpeng yang dibuat melambangkan komunikasi antar pasangan harus selaras, begitu juga komunikasi kedua pengantin kepada Tuhan.
2. Menambah kesejahteraan dan kemakmuran
Tumpeng nasi kuning adalah nasi yang diberi warna kuning dan warna ini biasanya dari kunyit. Filosofi dari warna kuning adalah warna emas. Warna yang melambangkan kemakmuran dan kekayaan.
Tumpeng yang dibuat terkandung harapan adanya kemakmuran, kekayaan, dan kesejahteraan yang akan diterima oleh seluruh keluarga maupun masyarakat kedepannya.
3. Filosofi lauk pauk pada tumpeng nasi kuning
Filosofi tumpeng nasi kuning dari segi lauk pauk yang ditata rapi dan beraneka macam. Biasanya lauk pauk dari tumpeng adalah telur rebus, daging juga urap.
Filosofi dari telur rebus yang dikupas dan disajikan dalam kondisi utuh melambangkan pentingnya etos kerja dan pentingnya perencanaan matang atas tindakan yang diambil.
Sedangkan lauk pauk berupa urap, yang biasanya berisi kacang panjang yang melambangkan bahwa manusia harus punya pikiran jauh ke depan. Cabai merah melambangkan adanya penerangan yang mengharuskan manusia mempunyai manfaat terhadap manusia yang lain.
Lauk yang berupa daging atau ikan melambangkan rasa syukur yang begitu besar. Alasannya, daging/ikan ini terbilang mahal dan hanya mereka yang mempunyai kemampuan lebih yang bisa memakannya.
Oleh karena itu, karena pada tumpeng telah dihadirkan daging dan ikan. Hal tersebut sebagai bukti rasa syukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Yuks Order Tumpeng Nasi Kuning Di Salama Catering
![]()
Kami menawarkan catering tumpeng nasi kuning yang harganya bersahabat. Anda bisa mendapatkan tumpeng mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Hal ini tergantung dari besarnya tumpeng yang dipesan.
Soal rasa, Kami selalu usahakan dapat memberikan rasa yang enak dan lezat. Kami siap melayani pemesanan, terutama di area Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor hingga Depok. Kami beralamat di Pamulang, Tangerang Selatan.
Baca Juga : Harga Nasi Tumpeng Untuk 20 Orang
Tumpeng nasi kuning untuk acara pernikahan, ulang tahun, syukuran, dan sebagainya akan siap Kami layani dengan sebaik mungkin. Tunggu apalagi lagi silakan lihat penawaran yang Kami berikan!
Bagaimana apakah Anda sekarang sudah mengerti tentang filosofi tumpeng nasi kuning yang selama ini Anda makan bersama orang-orang sekitar? Jika sudah sekarang waktunya Anda mempercayakan kebutuhan Tumpeng nasi kuning kepada Kam!!. Semoga bermanfaat.
Home »Butuh Catering untuk Acara Anda?
Pesan nasi tumpeng / nasi kotak untuk meriahkan acara Anda.
Order Cepat Disini!